Kamar Kosong

Malam ini sunyi, entah kenapa orang rumah tumben-tumbenan jam segini udah tidur, sambil melirik jam didinding, padahal waktu baru menunjukkan jam 21.00. Daripada bosen sendirian dikamar, aku ke ruang tv memilih untuk menonton saja walaupun sendirian juga..
wah ternyata acara di tv gak ada yang menarik perhatianku, lalu aku masuk kamar kembali, waktu mau kekamar, aku melewati kamar kosong yang sudah lama gak ada penghuninya, kamar itu dulu kamar adik bungsuku yang sekarang sudah memilih merantau ke jogja, jadi sejak setahun kepergian adikku, otomatis kamar itu kosong dan gak pernah ada yang masuk, kecuali si mala yang biasanya bersih-bersihin kamar itu. Tiba-tiba ku melihat lampu dikamar itu nyala, dalam hatiku bertanya, siapa yang hidupin lampu itu, lupa matiin, ah pasti si mala ne, karena cuma dia yang sering masuk kesitu. Aku terus melangkah, semakin dekat dengan pintu kamar itu aku mendengar seperti suara beberapa orang yang sedang bicara, bulu kudukku tiba-tiba naik, hatiku deg-degan dan jujur aku merinding antara takut dan penasaran. Semakin dekat, semakin jelas suara itu, kudengar sesaat, itu jelas bukan suara orang-orang dirumah ini, aku semakin penasaran, siapa didalam sana?.Tapi karena dasarnya aku orangnya penakut, kupercepat langkahku agar bisa cepat-cepat sampai kekamarku yang hanya beberapa langkah lagi.
Masuk kekamar, kukunci pintu, langsung tidur dan gak lupa tarik selimut (saking takutnya), padahal tadi sama sekali gak ngantuk.
Aku terbangun, kulihat jam didinding menunjukkan pukul 03.00 pagi. Karena tadi malam belum shalat isya karena langsung tidur, aku langsung bangun dan kekamar mandi untuk ngambil air wudhu’, jalan kekamar mandi itu otomatis harus melewati kamar kosong itu dan kulihat lampu dikamar itu sudah padam. Kuberanikan diri untuk terus melangkah dan sampai kekamar mandi, setelah ambil air wudhu aku balik kekamar untuk shalat isya. Dan setelah itu tidur lagi.
Aku terbangun karena suara teriakan mama yang kencangnya melebihi suara pesawat terbang hehe..sambil mengusap mata yang masih sepet aku ambil handphone disamping tempat tidur dan kulihat jam sudah pukul setengah tujuh, Ya Allah..aku telat shalat subuh, cepat-cepat aku bangun, buka pintu kamar dan disitu mama sudah berdiri, Lia jam berapa kamu tidur tadi malam, sampe telah bangun hari ini??. Jam setengah 10 ma, jawabku malu-malu. Setelah shalat subuh cepat-cepat, biar gak makin telat maksudnya, aku keluar kamar dan mama masih disitu, udah telat bangun, shalat subuh ketelatan juga, apa gak malu sama tamu, kata mama. Ups..tunggu, apa ma tamu??, tamu siapa ma, tanyaku bertubi-tubi. Makanya bangun cepat dikit, jangan tamu sampaipun kamu gak tau apa-apa, jawab mamaku.
Lho..memangnya tamunya jam berapa sampainya ma? kemaren sore waktu kamu belum pulang kuliah, trus sekarang tamunya mana ma?,ada tuh dibawah lagi sarapan, udah cepat temenin tamunya. Ternyata tamunya adalah saudaraku yang baru datang jauh-jauh dari Malaysia, tanteku, pamanku dan adik sepupuku (namanya dara) yang sudah lama menetap diMalaysia dan baru ini pulang ke Indonesia. Setelah berbasa-basi sebentar, lalu kuceritakan kejadian yang semalam dan mereka semua tertawa terbahak-bahak, dengan muka bingung aku tanya, kenapa ketawa??, lalu mereka jawab, yang semalam kamu dengar orang bicara itu ya tante, paman dan dara, aku masih bingung, Lho bukannya kalian tidur di kamar tamu??, nggak, tante, om sama dara pengen tidur dikamar ini saja. Ooooo..ternyata yang aku takutkan tadi malam itu ya mereka hehe..kamu ne ada-ada aja li

Iklan

About Ladieza

Saya seorang Cwe yang SimpLe,,RaMah, SenSitiF dan Apa aDanYa..Suka BerTeMan "N MenoLonG YanG MemBuTuhKaN

Posted on Maret 26, 2010, in Cerita ala lia, Jangan Takut. Bookmark the permalink. 23 Komentar.

  1. postinganya menarik..
    salam kenal buat Lia… profil nya lum lengkap tuh..

  2. Makasih heru..salam kenal kembali ya..

  3. Gara2 takut, malah jadi salah sangka ya Lia heheh 😀
    kalau boleh saran, agar menghemat halaman, tulisan yg dibuat bisa dipersingkat dgn ” read more ” Lia.
    pengalaman yg lucu ..
    salam

  4. Iya bunda..dasar ya aq nya penakut jadinya gitu deh..makasih bunda untuk sarannya, udah lia perbaiki koq..mampir lagi ya bunda

  5. hehehe…salah sangka ya, coba itu malam langsung gebrak aja pintunya ya, pasti lebih heboh tuwh, hehehe… salam kenal ya, thx udah mampir 🙂

  6. Benar juga ya pi..kalau aku langsung gebrak pintunya pasti langsung heboh..heboh dimarahin maksudnya (wong masuk kamar gak ketuk pintu hehehe)..Makasih sama2 pipiew udah mampir balik ke blog qu ini 😀

  7. haha
    ada2 ajja nih postingannya 😀

  8. Salam. Blognya bagus dan rapi.

  9. aku kira hantu, hahah, ternyata eh ternyata, Keluarga Om tho, kalo gtu mana oleh olehnya :))

  10. bikin orang ikutan deg – degan juga neh….seru juga.

    salam hijau mba

  11. seru ceritanya, hmmm lumayan bikin deg-deg-an orang …

  12. krn belum kenal dng suara mereka kali ya..
    jgn2 di sela candanya ada ketawa yg menakutkan? :mrgreen:

  13. wekekeek …

    k lia …
    udah keburu takut duluan y …

    ^_^

  14. Hmmm… jangan lupa matikan lampu kalo tidur! :mrgreen:
    *apaan sih OOT*

  15. Hehehehe….
    Makanya jangan buruk sangka dulu.

  16. teh udah aku tambah link nya nih,..
    mantappp ceritanya niatnya mau baca di percepat,. eh malah jadi detail.. hehehe
    merinding juga asalnya… 🙂
    mantapp teh blog nya rapih….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: